ayat bacaan : Matius 24:37-51
Berbahagialah hamba, yang didapati tuannya melakukan tugasnya itu, ketika tuannya itu datang.
Matius 25:46
Suatu Malam, tanpa sengaja saya menyalakan televisi. Acara malam itu adalah "Kemanakah Dunia setelah tahun 2012?" Acara itu mengangkat sebuah suku yang berhenti membuat penanggalan setelah 27 Desember 2012. Dilengkapi dengan data-data secara ilmiah bahwa pada tahun-tahun tersebut akan ada badai matahari. Dikatakan bahwa badai matahari akan merusak semuanya dan tak dapat dikendalikan atau dihindari.
Hal senada dikatakan oleh hamba-hamba Tuhan berkaliber dunia bahwa kita hidup di akhir zaman. Dikatakan di ayat baacaan kita hari ini bahwa "Sebab sebagaimana halnya pada zaman Nuh, demikian pula kelak pada kedatangan Anak Manusia." Pada zaman Nuh, bumi itu telah rusak di hadapan Allah dan penuh dengan kekerasan. Semua manusia menjalankan hidup yang rusak di bumi. Dan Allah telah memutuskan untuk mengakhiri hidup segala mahluk.
Namun Nuh beserta seluruh keluarganya memperoleh anugerah dan belas kasihan dari Tuhan. Mereka diselamatkan dari musibah yang tak terhindarkan. Kuncinya adalah: Nuh seorang yang benar dan tidak bercela di antara orang-orang sezamannya. Ia hidup bergaul dengan Allah (Kej. 6:9). Bagaimana dengan kehidupan kita? Apakah kita hidup dalam kebenaran Firman Tuhan? Apakah kita selalu rindu tetap mengasihi Tuhan meskipun sekeliling kita berusaha mengajak untuk berdosa?
Sobat muda,... miliki ketetapan untuk mengasihi Tuhan lebih dari dunia ini dan segala isinya, supaya hidup kita dinyatakan layak bagi komandan kita yaitu,Tuhan Yesus Kristus. Seorang prajurit yang sedang berjuang tidak memusingkan dirinya dengan soal-soal penghidupannya, supaya dengan demikian ia berkenan kepada komandannya (2 Tim 2:4). Matius 19 menceritakan seorang muda yang baik, taat menjalankan perintah Tuhan dan kaya. Namun terhadap dia, Yesus berkata ,"
lebih mudah seekor unta masuk melalui lobang jarum dari pada seorang kaya masuk ke dalam Kerajaan Allah." Hanya satu saja masalah yang orang muda ini miliki: Hartanya telah mengikatnya untuk mengikut Tuhan. Hari ini biarlah sama seperti Paulus kita berkata, "
, marilah kita menanggalkan semua beban dan dosa yang begitu merintangi kita, dan berlomba dengan tekun dalam perlombaan yang diwajibkan bagi kita." (Ibrani 12:1) ~ (Pol), telah diterbitkan sebagai Renungan Anak Muda, Penerbit Andi Jumat, 21 Januari 2011
Tidak ada komentar:
Posting Komentar