11 Januari 2011

setia

ayat bacaan: Mazmur 123

Lihat, seperti mata para hamba laki-laki memandang kepada tangan tuannya, seperti mata hamba perempuan memandang kepada tangan nyonyanya, demikianlah mata kita memandang kepada TUHAN, Allah kita, sampai Ia mengasihani kita

Mazmur 123:2

                Hachiko A dog story   adalah sebuah film yang dibuat berdasarkan kisah nyata di Jepang. Film ini mennceritakan tentang seekor anjing yang memiliki kesetiaan kepada tuannya dengan menunggu tuannya pulang bekerja di luar pintu stasiun. Bahkan setelah tuannya meninggal dunia, anjing ini tetap menunggu tuannnya di luar pintu stasiun sampai akhir hidupnya (kira-kira 9 tahun lamanya). Suatu ketika tuannya bermaksud mengajak bermain dengan melemparkan sebuah tongkat. Tuannya berharap anjing itu akan mengambil dan mengembalikan kepada tuannya. Namun anjing itu tidak bergeming. Anjing itu tetap duduk manis di dekat tuannya. Baginya tidak ada alasan yang cukup kuat untuk meninggalkan tuannya demi sepotong kayu.

                Ketika melihat film ini, air mata saya tak tertahankan. Saya merasakan bagaimana seharusnya kita menantikan dan mengharapkan persekutuan denganNya dari hari ke hari. Kita tidak hanya datang kepadaNya ketika mengalami banyak permasalahan. Ataupun kita menjadi tidak lagi sungguh-sungguh memandangnya ketika melihat godaan-godaan dunia.

                Sesungguhnya kerinduaan Tuhan adalah setiap kita bisa belajar untuk menanti-nantikan Tuhan dengan setia, menyembahNya dengan  penuh hasrat dan kerinduan, mencari wajahNya dengan setia sampai anugerahNya, kekuatan tanganNya dan jawabanNya dataang kepada kita. Kita menjadi pribadi-pribadi yang mengejar Tuhan dengan penuh kehausan tatkala semua tantangan datang menghadang.

Bagaimana dengan kehidupanmu; apakah pengejaran akan hadirat Allah begitu berkobar dari lubuk hatimu yang terdalam? Apakah kesetiaan untuk menanti jawaban dari Tuhan ada di dalam kehidupanmu? Kalau belum, janganlah bersedih hati namun bukalah hati dan pikiranmu, datanglah kepada tahta kasih karuniaNya dan mohon kepadaNya untuk mencurahkan anugerahNya dan kemampuanNya. Percayalah, Dia akan memberikannya kepadamu dengan segara. (Pol), telah diterbitkan sebagai Renungan Anak Muda, Penerbit Andi Selasa, 25 Januari 2011

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar