11 Januari 2011

Faith Like Potato

Ayat bacaan: Ibrani 11:1-40

Karena iman kita mengerti, bahwa alam semesta telah dijadikan oleh firman Allah, sehingga apa yang kita lihat telah terjadi dari apa yang tidak dapat kita lihat.

(Ibrani 11:3)

 

                Saya sangat terinspirasi oleh sebuah film beerjudul  Faith like Potato. Film ini merupakan sebuah kisah nyata dari seorang petani di Afrika. Musim itu adalah musim kering, perlu biaya yang besar untuk mendapatkan air. Namun suatu ketika Tuhan menyuruhnya untuk menanam kentang. Petani ini menceritakan tentang apa yang Tuhan perintahkan kepada petani-petani yang lain. Dan menurut saya, tidak banyak yang menjadi percaya dan melakukan seperti petani ini lakukan. Dan benar,… setelah benih kentang di tanam hari-hari setelahnya menjadi hari-hari yang sangat kering. Tidak ada hujan sama sekali. Tiba giliran panen, petani ini berjalan di ladangnya bersama salah seorang pekerjanya. Dia berkata, "Hari ini kita akan panen kentang." Pekerjanya kurang yakin dan berpikir bahwa panen kentang yang diharapkan selama beberapa bulan pasti gagal karena tidak terlihat perbedaan apapun ketika dia menanam dan di waktu yang dikatakan sebagai musim menuai. Dia membuka salah satu gundukan benih kentang yang ditanamnya. Mujizat  terjadi! Tanaman kentang yang semula dikira akan mengalami gagal panen menjadi kentang-kentang terbaik.

                Film ini mengajarkan bahwa memiliki iman adalah seperti kentang. Secara kasat mata tidak ada perubahan, namun percayalah bahwa sesuatu yang besar terjadi. Hal ini sesuai dengan ayat bacaan kita hari ini. Para pahlawan iman seringkali melakukan danmengharapkan hal-hal yang secara manusia tidak mungkin terjadi. Tapi jika Tuhan yang berkehendak,segala yang tidak mungkin menjadi mungkin. Apa yang sedang menjadi pergumulanmu hari-hari ini? Percayalah dan berharap kepada Tuhan. Sekali Dia berfirman bahwa Dia akan menggenapi janjiNya… Hal itu akan segera terrjadi! (Pol), telah diterbitkan sebagai Renungan Anak Muda, Penerbit Andi Kamis, 13 Januari 2011

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar