Ayat bacaan: Matius 6: 5-15
Maka Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu. (matius 6:6b)
Apa jadinya kalo setiap kali seorang temenmu datang padamu sambil nyerocos, "E tau gak si, aku tuh abis ngalami blabla bla, trus sekarang aku pingin kamu bantu aku!" tanpa bertanya dan menunggu responmu dia langsung ajah ngacir ninggalin kamu. Sekali dua kali pasti masi ok, tapi kalau setiap saat setiap waktu dia begitu, lama-lama jengkel juga khan?
Atau kamu punya pacar, kerjaannya Cuma miskol. Sekalinya telpon Cuma nyerocos semaunya sendiri. Ergh, rasanya kurang afdol khan?!
Sobat Muda, sayangnya hal itu sering kita lakuin terhadap Sohib kita yang namanya Yesus. Kita lebih seneng datang cerita dan ngarepin pertolonganNya. Padahal di ayat bacaan kita hari ini kita bisa liat bahwa Dia punyakerinduanbuat membalas doa kita. Artinya, kalo yang namanya komunikasi itu perlu dua arah. Fine, Kita cerita apa yang jadi keluhan, perasaan en harapan kita namun kita juga musti nyadar bahwa sama seperti kita, Dia juga punya keluhan, perasaan en harapan.
Ada Dua cara gampang untuk kita ngeri 'mood'Nya: belajar punya Quite time dan baca FirTu. Quite time klo di Yesaya 40:31 dikatakan sebagai menanti-nantikan Tuhan. Praktisnya: setelah kita nyerocos (entah doa atau muji Tuhan), kita berdiam diri sejenak dan coba tangkap apa yang sedang Dia pingin katakan. Atau bisa aja Sobat RAM langsung baca Alkitab sebagai surat cintaNya. (PoL) ~ Telah diterbitkan sebagai Renungan Anak Muda (RAM), Andi Offset, Jumat 18 Februari 2011
Tidak ada komentar:
Posting Komentar