7 Oktober 2010

Undang Pertolongan Tuhan

Ayat bacaan: 1 Samuel 7:7-13

“…ia menamainya Eben-Haezer, katanya: "Sampai di sini TUHAN menolong kita."

1 Sam.7:12

Melalui ayat bacaan hari ini kita dapat melihat bahwa ada situasi genting yang dihadapi oleh orang Israel. Ketika orang Israel berkumpul di Mizpa, raja-raja kota orang Filistin mendatangi mereka. Maka ketakutanlah orang Israel terhadap orang Filistin. Lalu mereka berkata kepada Samuel: "Janganlah berhenti berseru bagi kami kepada TUHAN, Allah kita, supaya Ia menyelamatkan kami dari tangan orang Filistin itu."

Kemudian Samuel mengambil seekor anak domba yang menyusu, lalu mempersembahkan seluruhnya kepada TUHAN sebagai korban bakaran. Dan ketika Samuel sedang mempersembahkan korban bakaran itu, majulah orang Filistin berperang melawan orang Israel. Tetapi pada hari itu TUHAN mengguntur dengan bunyi yang hebat ke atas orang Filistin dan mengacaukan mereka, sehingga mereka terpukul kalah oleh orang Israel. Bahkan Keluarlah orang-orang Israel dari Mizpa, mengejar orang Filistin itu dan memukul mereka kalah sampai hilir Bet-Kar.

Hal yang sama mungkin sedang kita alami. Hidup kita dihantui ketakutan tidak mendapatkan pasangan, kekhawatiran akan keuangan dan kecemasan akan masa depan. Namun melalui pembacaan perikop ini kita bisa belajar bagaimana cara Samuel mengalami pertolongan Tuhan atas orang Israel yaitu melalui korban! Ya,…Tuhan sangat suka terhadap korban. Dia sangat suka kepada korban karena ketika kita membawa korban kepada Tuhan maka sebenarnya setiap kita menjadikanNya yang terutama. Melalui korban itulah sebenarnya Dia akan mengenali kebersandaran kita kepadaNya. Bahkan korban dari hati yang berserah kepadaNya akan mendatangkan pertolongan dan kemenangan yang luar biasa.

Bagaimana dengan kehidupan keuangan kita? Apakah kekuatiran, ketakutan akan masa depan dan kecemasan akan keuangan menjadi faktor dominan di dalam kehidupan kita? Rindukah setiap kita mengalami terobosan dan kemenangan yang gilang gemilang? Maukah setiap kita melihat tangan kuasa Tuhan turun di dalam kehidupan kita? Percayakah bahwa Allah masing sanggup untuk melakukan mukjizatnya buat Saudara? Bila bersedia maka mulailah membawa korban yang menyenangkan hatiNya. Tatakala Saudara taat melakukannya maka saya percaya hidup Saudara akan mengalami Eeben Haezer.

Di atas gunung Tuhanlah pertolongan tersedia.

Telah diterbitkan sebagai Renungan Anak Muda, Penerbit Andi ~ Rabu 8 September 2010

Tidak ada komentar:

Posting Komentar