7 Oktober 2010

How Low Can You Go..

Ayat bacaan: Yakobus 1:19-25

Sebab itu buanglah segala sesuatu yang kotor dan kejahatan yang begitu banyak itu dan terimalah dengan lemah lembut firman yang tertanam di dalam hatimu, yang berkuasa menyelamatkan jiwamu.

Yakobus 1:21

Ayah saya di masa mudanya adalah salah seorang pecandu rokok. Namun Sejak mengundang Tuhan Yesus secara pribadi untuk masuk dalam kehidupannya, beliau berhenti merokok. Namun,.. Nasi telah menjadi bubur. Penyempitan terjadi di beberapa pembuluh arteri dan berakibat kematian. Memang dalam setiap kemasan dan iklan rokok selalu dituliskan: Merokok dapat menyebabkan impotensi, gangguan kesehatan, kanker, kemandulan serta membahayakan kesehatan janin. Namun tulisan itu tidak otomatis menghentikan setiap orang dari kebiasaan merokok. Mengapa rokok berbahaya? Rokok mengandung kadar racun yang cukup tinggi. Bekerja dalam waktu yang lama namun secaraa pasti menghancurkan. Sebuah produk rokok memiliki semboyan, “How Low can You go?” Iklan tersebut menyampaikan bahwa rokok tersebut tetap saja mengandung zat racun namun dengan kadar yang rendah. Racun tetaplah racun yang bekerja cepat atau lambat untuk merusak tubuh.

Hal yang sama dengan kehidupan kerohanian kita. Setiap kali kita mendengar bahwa ada kebiasaan dosa yang harus kita tinggalkan karena kebiasaan dosa itu merusak kehidupan kita. Contoh, dosa percabulan dan kenajisan yang dilakukan saat ini belum tentu akibatnya langsung kita rasakan. Bisa besok, bulan depannya, tahun depannya, beberapa tahun setelahnya atau mungkin anak cucu kita yang akan menanggungnya. Itulah hukum dosa yang selalu bekerja merusak bahkan menghancurkan jiwa. Namun beberapa orang memiliki kerinduan untuk bebas dari dosa tersebut, sepertinya tidak memiliki kekuatan untuk meninggalkannya.

Nah,… Firman Tuhan hari ini mengingatkan bahwa kita harus membuang segala sesuatu yang kotor dan kejahatan yang banyak itu. Perlu tindakan yang radikal dalam kehidupan kita yaitu membuang segala kejahatan, bukan sekedar menguranginya. Baru setelah segala yang kotor di hidup kita dibuang, kita bisa menerima firman yang berkuasa menyelamatkan jiwa dengan hati yang lemah lembut. (PoL) ~ telah diterbitkan sebagai Renungan Spirit Next, Senin 27/09/2010.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar