4 Juli 2013

Asa Alonzo Allen (Orang Yang Penuh Mukjizat)

Latar Belakang Keluarga Allen

Allen lahir dalam keluarga yang bermasalah. Kedua orang tuanya pemabuk dan membesarkan anak-anak mereka dalam keadaan yang amat sangat miskin. Orang tua Allen juga membuat minuman keras di belakang pondok mereka. Ibunya peminum berat saat mengandung Allen. Waktu luang yang digemari orang tuanya adalah memberi sebagian minuman keras mereka kepada Allen dan saudara-saudarinya sampai mabuk. Kemudian mereka menertawakan tingkah lucu anak-anak mereka yang mabuk sampai mereka jatuh atau pingsan. Ibu Allen berulang kali mengisi botol minum Allen dengan minuman keras agar membuatnya tidak menangis, dan Allen tidur pada malam hari dengan botol bayi yang penuh dengan minuman keras buatan orang tuanya. Allen telah belajar merokok bahkan sebelum menginjak usia sekolah. Dia juga memasuki dunia hiburan (menyanyi) pada usia yang masih sangat belia dan memang tampaknya dia terlahir untuk itu. Ayah ibunya bercerai saat Allen masih kecil. Ibunya menikah lagi tetapi keluarganya tidak bertahan lama, karena kebiasaan minum-minum dan ibunya terus marah dibakar rasa cemburu.

 

Masa Muda Allen dan Pertobatannya

Kemanapun Allen pergi, dia dikenal sebagai bintang pesta. Dia memiliki suara tenor yang indah dan pemahaman yang sangat baik dalam hal irama. Saat berusia 21 tahun, dia sudah sakit-sakitan dan tubuhnya gemetar. Pendek kata saat menginjak usia aktif kehidupannya, Asa Alonzo Allen sudah sekarat. Karena tidak memiliki siapa-siapa, dia akhirnya kembali kepada ibunya. Di desa tempat mereka tinggal, mereka mendirikan tempat penyulingan minuman keras tanpa izin. Bahkan mereka merubah rumahnya menjadi tempat dansa setiap Sabtu malam. Dalam waktu singkat menarik banyak kelompok kasar yang sangat menginginkan hiburan. Tidak jauh dari rumahnya, seorang pria lain yang bernama Broeder Hunter membuka rumahnya untuk gereja. Dia dan jemaatnya berdoa untuk tempat dansa itu di tutup. Dan tempat itu tutup! Singkat cerita, akhirnya Allen bertobat dan menerima Yesus sebagai Tuhan pada bulan Juni 1934. Tidak begitu lama dia juga dipenuhi oleh Roh Kudus dalam kebaktian perkemahan di Oklahoma.

 

Colorado, Lexie, Pernikahan & Awal Pelayanannya

Kekeringan melanda Missouri pada tahun 1934 dan tidak ada pekerjaan dimana-mana sehingga dia menerima tawaran temannya untuk menggarap peternakan di Colorado. Segera setelah tiba di peternakan itu, dia berjemaat di Gereja Foursquare. Di tempat inilah dia berjumpa dengan istrinya "Lexie." Keluarga Allen memulai hidup baru dengan bekal uang 100 dollar, beberapa kado pernikahan dan mobil kuno model A Ford. Mereka sama sekali tidak memiliki pekerjaan namun mereka tahu Tuhan memanggil mereka untuk berkotbah. Akhirnya Tuhan memberikan kesempatan pertama untuk berkotbah, dan mereka berdua berencana untuk mengadakan KKR A. A. Allen yang pertama. Tetapi ada satu masalah – mereka tidak ada uang. Itulah sebabnya pasangan ini menebang kayu dan menjualnya pada siang hari. Penghasilan yang mereka peroleh digunakan untuk membeli bensin dalam perjalanan berkotbah. Mereka berhenti menebang hanya untuk menuliskan apa yang Tuhan beritahukan kepada mereka untuk kotbah malam harinya. Allen mengagumi Dwight L. Moody dan Charles Finney. Awal-awal pelayanannya mereka hidup tanpa mengeluh dan sepenuhnya mengandalkan tuhan untuk menyediakan semua kebutuhan mereka.

 

Kudengar SuaraNya dan Harga Bagi Mukjizat

Akhir tahun 1930-an hanya setelah beberapa minggu kelahiran putranya, Allen menerima jabatan gembala di Sidang Jemaat allah Tower Memorial, Colorado. Karena bertekad mengetahui rahasia kuasa Allah, Allen mulai berdoa dan berpuasa serta mencari Tuhan. Dan Tuhan menyingkapkan ke 13 hal yang harus dipahami dan dilakukan apabila dia merindukan melihat kuasa Allah yang melahirkan mukjizat (2 hal lainnya tidak pernah Allen ungkapkan).

1.        Dia harus menyadari bahwa dia tidak mampu melakukan mukjizat yang lebih besar dibanding Yesus.

2.       Dia dapat berjalan seperti Yesus.

3.       Dia harus tak bercacat cela seperti Tuhan juga demikian.

4.      Dia harus membandingkan dirinya dengan Yesus saja.

5.       Dia harus menyangkal keinginan daging dengan berpuasa.

6.      Setelah menyangkal diri sendiri, dia harus mengikut Yesus tujuh hari dalam seminggu.

7.        Tanpa Tuhan, dia tidak mampu berbuat apa-apa.

8.      Dia harus membersihkan tubuhnya dari dosa.

9.      Dia tidak boleh lagi terlibat di dalam pembicaraan yang dangkal dan sia-sia.

10.    Dia harus mempersembahkan segenap tubuhnya kepada Tuhan untuk selamanya.

11.     Dia harus percaya semua janji Tuhan.

 

Tidak lama setelah kunjungan tersebut keluarga Allen mengundurkan diri dari gereja karena merasa dipanggil masuk ke ladang penginjilan. Empat setengah tahun berikutnya, Allen bepergian sebagai penggerak kebangunan rohani dari Sidang Jemaat Allah. Namun gajinya sangat kecil. Pada tahun 1947 Allen menyuruh keluarganya pindah ke Corpus Christi Texas. Allen telah berusaha berkompromi dalam panggilan surgawinya (menjadi penginjil) demi kesejahteraan duniawi dan ini dapat dimengerti karena dia ingin menjadi ayah bagi anak-anaknya. Namun harga yang dibayarnya terlalu mahal. Dia mengalami gangguan jiwa ketika pelayanan radio untuk menjangkau di tolak oleh gerejanya.

 

Titik Balik

Istrinya mencari Tuhan dengan penuh kesungguhan. Ternyata Tuhan masih belum selesai berurusan dengan mereka. Panggilan Tuhan atas A. A. Allen masih tetap semula. Ketika akhirnya menyadari bahwa iblis menggunakan kesempatan atas luka hati Allen yang begitu dalam, Lexie mulai berdoa untuk melawan serangan itu. Akhirnya istrinya menumpangkan tangan dan menghardik roh jahat untuk keluar dari Allen dan kelepasan pun terjadi. Allen tertidur pulas selama 3 hari dan sembuh sama sekali ketika bangun. Tidak lama kemudian, beberapa rekan pelayanan mendorong Allen untuk mengikuti KKR yang diadakan oleh Oral Roberts.

 

Saat duduk menyaksikan barisan orang yang didoakan, Allen mendengar Tuhan berkata, "Anakku sebelas tahun lalu engkau mencari wajahKu. Sebelas tahun yang lalu Aku memanggilmu masuk dalam pelayanan yang sama. Tetapi engkau gagal membayar harganya ..." Dengan berlinang air mata, Allen mengangkat tangan dan berseru, "Tuhan, aku mau melakukannya."

 

Dua minggu kemudian Allen mengundurkan diri sebagai gembala, walaupun gereja Corpus Christi sebagai pangkalan.

 

13 Syarat Tuhan

Allen mulai mempelajari daftar 13 syarat yang Tuhan berikan. 11 tahun waktu yang terbuang. Pada tahun 1951, Allen membuat lompatan besar. Dia membeli sebuah tenda dan mengumumkan dirinya sebagai penggerak kebangunan rohani "kesembuhan." November 1953, Allen melihat impiannya terwujud ketika memulai siaran radio "Saat Kebangunan Rohani Allen." Tahun 1955 kotbah Allen disiarkan di 17 stasiun Latin Amerika dan 18 stasiun Amerika. Dia memimpin kebangunan rohani di Kuba dan Meksiko antara tahun 1955-1959. Tahun 1956 ketika banyak hamba Tuhan mengalami kemunduran, Allen tetap bisa maju terus. Bahkan dia menerbitkan majalahnya sendiri, Miracle Magazine (pada tahun 1956 pelanggannya mencapai 200.000). Meskipun menghadapi pertentangan, pelayanan Allen terus berkembang dan dia memulai International Miracle Revival Training Camp bagi hamba-hamba Tuhan. Disini Allen mengajar prinsip-prinsip mengenai kemakmuran, kesembuhan, mengusir roh jahat. Tahun 1958, Tuhan menggerakkannya membangun sekolah Alkitab di Arizona. Dia menamakan Miracle Valley. Tahun 1958 merupakan masa krisis bagi kebangunan rohani Voice of Healing, namun tidak bagi Allen. Tahun itu dia mengumumkan 5 macam program pelayanannya: KKR Tenda, Program radio Allen Revival Hour, Program misi luar negeri, Miracle Valley Training Center dan Departemen Penerbitan. Tahun yang sama Allen mendirikan sebuah gereja di Miracle Valley yang dapat menampung 4000 orang. Pada tahun 1969 oplah Miracle Magazine mencapai 340.000 dan surat-surat berdatangan dari 90 negara. R. W. Schambach adalah orang yang memiliki pelayanan yang sama dengan Allen, dia setia melayani Allen, bahka dia mempelajari cara membayar harga demi kebangunan rohani dari Allen.

 

 

Akhir Yang Tragis

Tahun 1967 Allen dan istrinya berpisah. Tahun 1969 Allen menderita radang sendi yang parah. Tanggal 11 Juni 1970, Allen di dapati meninggal dengan kandungan alkohol yang sangat tinggi dan kental dalam sistem darah. Dia minum alkohol terlalu banyak untuk tujuan pengobatan.

 

 

Kesaksian Nyonya McMaines

Nyonya Helen McMaines adalah bekas kepala departemen bank tempat Allen menabung. Dia menyayangi dan menghormati Allen dan menurutnya dia "tidak ada duanya." Menurutnya, Allen jujur dalam semua pendapatan yang diterimanya dalam pelayanan. Kembalikan ini semua untuk pelayanan, Helen, McMaines mengenang ucapan Allen, "Semua ini milik Tuhan." McMaines mengatakan bahwa Allen bekerja siang dan malam bagi sidang jemaat dan tidak pernah kelihatan lelah. "Tidak ada yang memakai namanya; termasuk rumah atau apa pun juga di Miracle Valley." Menurutnya ketika dia meninggal semua properti itu harus kembali kepada Tuhan.

Penting pula untuk disimak bahwa orang-orang yang mengkritik Allen memiliki pelayanan yang jauh kurang produktif dibanding Allen.

 

Jadi, bertahanlah dalam panggilan, setiap hari penuhi dengan Roh Kudus,  jangan coba-coba berdiri sendiri, jangan mencari ayat untuk membalas para penuduh kita, tetapkan pelayanan dan hidup kita bagi kemuliaan nama Tuhan.



Ringkasan Mengapa Mereka Sukses dan Beberapa Di Antaranya Gagal (Robert Liardon)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar