4 Juli 2013

Aimee Semple Mc Pherson (Wanita Yang Dipilih)

Aimee adalah pelopor rohani yang membuka jalan bagi kita semua dan harus dianggap sangat bertanggung jawab atas cara kita dalam menyatakan kekristenan saat ini.

 

Dia adalah wanita periang dan dramatis. Baginya tantangan mudah di dapatkan dan harus diambil serta ditaklukkan. Dia tidak pernah sudi mengalah pada ketakutan. Apapun yang diperlukan untuk "mendapatkan orang-orang/jiwa-jiwa yang belum diselamatkan" – Aimee melakukannya. Dia duduk bersama "para pemungut cukai dan pelacur," terlihat di tempat-tempat yang membuat orang Kristen pada umumnya takut menginjakkan kaki di sana. Semua orang miskin, rakyat jelata, dan orang kaya menyayangi dia dan ribuan orang menghadiri kebaktiannya.

 

Pada saat wanita dianggap sebagai "aksesoris" pelayanan, dia mendirikan Angelus Temple untuk menampung para wanita. Temple ini dibangun dan diresmikan pada masa depresi dan merupakan gedung yang luas yang mampu menampung lima ribu orang. Gedung itu dipadati lima ribu orang empat kali setiap hari Minggu. Dia menamakan Angelus Temple sebagai Gereja Injil Foursquare. Dia mendirikan sebuah radio Kristen (Kall Four Square Gospel) paling pertama di dunia dan mendirikan salah satu denominasi yang berkembang paling pesat saat ini.

 

Kelahiran & Masa Kecilnya

Aimee lahir sebagai buah cinta dari James Morgan dan Mildred "Minnie" Kennedy pada tanggal 9 Oktober 1890 dekat Salford, Ontario, Kanada. Dia merupakan putri tunggal! Ibunya adalah wanita yang giat di Bala Keselamatan. Merasa dipanggil masuk dalam pelayanan, dia mengabarkan Injil siang dan malam di seluruh kota Ontario. Namun pernikahannya mejadikan dia melalaikan panggilannya. Sehingga sehari setelah pernikahannya, dia berlutut dan berdoa, "Jikalau Engkau mendengar Hana pada zaman dulu, dan memberiku seorang bayi perempuan maka aku akan mempersembahkan dia tanpa syarat apa pun untuk melayani Engkau, agar dia memberitakan firman yang seharusnya kulakukan." Akhirnya Aimee lahir dan diserahkan kepada Tuhan dalam kebaktian Bala Keselamatan.

Sewaktu dia masih kanak-kanak, dia suka sekali memperhatikan ibunya yang menjadi penanggung jawab sekolah minggu dalam kebaktian Bala Keselamatan.

 

Masa Remaja & Pertobatannya

Usia ketujuh belas, dia adalah gadis cantik yang mempunyai segala yang diinginkannya. Dia sangat pintar dan keluarganya berkecukupan. Baju-bajunya mengikuti gaya mutakhir, dia juga memiliki kemampuan berbicara dan memukau pendengarnya.

Di usia remaja bersama dengan ayahnya, mengikuti KKR Robert Semple, Penginjil Muda dari Irlandia. Yang nantinya akan menjadi suaminya. Akhirnya Aimee dilahirkan kembali. Sesudahnya dia berdoa dan mendapatkan satu penglihatan, "dia melihat satu sungai berwarna hitam mengalir dengan cepat dan jutaan pria, wanita, serta anak-anak tersapu hingga hanyut ke dalamnya. Kemudian mendengar, "Jadilah pemenang jiwa." Akhirnya Aimee di baptis Roh Kudus.

               

Pernikahan & Panggilannya

Tahun 1908, dia menikah dengan Robert Semple dan melayani bersamanya. Tetapi tahun 1910 Robert kembali ke rumah Tuhan di ladang misi yaitu di Hongkong. Satu bulan setelah kematian suaminya, dia melahirkan bayi perempuan. Dua tahun kemudian tepatnya tanggal 28 Februari 2012 Aimee menikah untuk kali kedua. Kemudian Rolf putra tunggalnya lahir pada tanggal 23 Maret 1913. Namun pernikahan yang keduanya tidak bertahan lama.  

Tidak lama setelah kelahiran putranya, Aimee mendengar suara Tuhan yang berkata, "Beritakanlah firman. Maukah engkau pergi? Maukah engkau pergi?" Setelah perpisahan dengan suami keduanya maka Aimee memulai pelayanannya sendiri. Akhirnya dia mempersembahkan masa depannya kepada Tuhan karena dia khawatir kalau dia tidak akan pernah lagi bekerja dalam kuasa seperti yang dilakukannya saat menjadi istri Robert Semple.

 

Kepekaan & Pelayanannya

Kepekaan akan suara Tuhan yang dikembangkan Aimee akhirnya akan menggoncangkan satu bangsa yang tertidur. Akhirnya Aimee mulai berkotbah sendiri. Dia memakai berbagai cara untuk menarik banyak orang. Ada rasa  empati yang alami dalam diri Aimee yang memperkuat pelayanannya dan menarik begitu banyak orang dari segala macam kedudukan. Karena orang-orang merasa memiliki ibu. Dan hadirin selalu mengalami kuasa Allah melalui berbagai manifestasi hadirat Allah dan ribuan orang menerima baptisan Roh Kudus.

Antara tahun 1917-1923 Aimee melintasi Amerika Serikat dan melayani lebih dari seratus kota. Dan kesembuhan ilahi menyertai pelayannnya. Di waktu-waktu ini juga Aimee menerbitkan The Bridal Call. Penerbitan itu dimulai dari surat kabar empat halaman, tetapi berkembang menjadi majalah enam belas halaman dngan foto, kotbah, puisi dan biaya berlangganan.

Reputasi Aimee perihal kebebasan dalam Roh Kudus memikat banyak orang dari berbagai latar belakang yang berbeda. Dalam waktu singkat, berbagai orang mencari kebaktiannya dengan hati yang bergetar. Tidak lama kemudian setelah ibadahnya berkembang menjadi lebih dari seribu orang dia menggunakan musik, nyanyian, narasi dan drama. Aimee pergi, orang banyak selalu berdesakan ingin menyentuhnya. Berbagai mukjizat yang tidak masuk akal dan sangat luar biasa pun terjadi. Berbagai berita utama di surat-surat kabar meneriakkan semua hasil setiap kebaktian.

Akhirnya Aimee melihat mereka sangat membutuhkan satu tempat yang tetap untuk berkotbah. Akhir tahun 1922, selesailah bait Aimee yang memiliki 5000 tempat duduk. Dia menamainya Angelus Temple Gereja Injil Foursquare. Meskipun dia memiliki 22 orang penatua, dia selalu memimpin sendiri semua kebaktian hingga meninggal pada tahun 1944.

 

Angelus Temple

Dia memiliki menara doa yang dijaga selama 24 jam sehari. Dia juga memiliki paduan suara dengan anggota seratus orang dengan alat musik terbuat dari kuningan yang beranggotakan 36 orang. Hampir seluruh Los Angeles tahu bahwa menghadiri kebaktian di Angelus Temple adalah suatu peristiwa yang penting.

                Beberapa bintang film Hollywood setia menghadiri kebaktian di Temple, seperti Jean Harlow, Clara Bow, Charlie Chaplin. Bahkan Chaplin membantu Aimee dalam pementasan kotbahnya.

 

LIFE

                Februari 1923, Aimee membuka sekolah pelayanan yang akhirnya dikenal dengan Sekolah Alkitab LIFE (Lighthouse of International Foursquare Evangelism). Sampai akhir hidupnya, dia mewisuda 8000 hamba Tuhan.

 

Tentukan Nasib Anda

Ada beberapa catatan yang harus kita pelajari dari Sister Aimee:

1.        Jadilah berani!

Jangan ijinkan dunia menjadikan Anda serupa dengannya. Jangan mau dihalangi. Berdirilah teguh dalam menghadapi tekanan. Jangan mundur saat menghadapi ketakutan. Berani melakukan rencana Tuhan dalam hidup Anda dalam kekuatan yang telah ditetapkan Sorga untuk Anda lakukan.

 

2.       Menyala-nyala dalam Karunia Roh.

Kuasa Roh Kudus selalu ada dan hendaknya digunakan selama mungkin untuk melayani Tuhan.

 

3.       Iman Kristen adalah jalan kehidupan, jadi berlarilah secara maraton bukannya lari jarak pendek.

 

 

Ringkasan Mengapa Mereka Sukses dan Beberapa Di Antaranya Gagal (Robert Liardon, Metanoia)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar