Ayat bacaan Keluaran 14:1-14
TUHAN akan berperang untuk kamu, dan kamu akan diam saja
Keluaran 14:14
Firman ini keluar ketika Firaun mengejar orang Israel yang baru saja keluar dari Mesir. Waktu itu, Tuhan memerintahkan orang Israel untuk balik kembali dan berkemah di depan Pi-Hahirot, antara Migdol dan laut; tepat di depan Baal-Zefon, di tepi laut. Tujuannya adalah: Tuhan mau memperlihatkan kekuatan tanganNya di depan orang Israel. Di kondisi terjepit dan sepertinya tidak ada pertolongan bahkan ketika hati mulai pahit Tuhan menyatakan kemenangan yang akan dilakukanNya. Kisah ini berakhir dengan kalahnya pasukan Mesir sambil berkata, “Marilah kita lari meninggalkan orang Israel, sebab TUHANlah yang berperang untuk mereka melawan Mesir.” (Kel. 14:25)
Hal yang sama seringkali pernah saya alami. Tahun 2005 dengan cara yang ajaib saya mendapatkan tawaran sebuah rumah. Kami berdoa dan puasa sampai akhirnya kami memutuskan untuk membeli rumah tersebut. Sejumlah besar uang muka telah kami bayarkan, namun masih ada kekurangannya. Di akhir tahun 2005 kami harus melunasi seluruh uang muka rumah baru kami. Jika sampai akhir tahun itu kami belum bisa melunasinya maka semua uang muka yang telah kami bayarkan hangus dan perjanjian kami dibatalkan. Namun sampai satu minggu sebelum jatuh tempo kami masih belum berhasil menjual rumah kami yang lama ssedangkan kami harus pergi keluar kota karena ada kepeerluan keluarga. Di tengah kondisi terjepit itu, saya dan suami terus belajar percaya akan janji-janji Tuhan, berdoa dan berpuasa. Dan pertolongan Tuhan datang tepat pada waktuNya. 3 hari sebelum kami keluar kota, seorang pembeli memaksa membeli rumah lama kami dan membayarnya secara tunai.
Sobat Muda,… apakah yang menjadi musuh terbesarmu hari-hari ini? Himpitan keuangan? Masalah keluarga? Atau pekerjaan? Bagaimanakah responmu terhadap musuh yang ada di depanmu? Jangan kuatir dan bersungut-sungut. Ijinkan tanganNya yang kuat melakukan mujizat di depanmu. Persungutan dan usaha manusia adalah sia-sia. Tapi kalau Tuhan yang bekerja, kita diam saja kemenangan akan menjadi bagian kita. Itulah yang menjadikan kita berpredikat: Lebih dari Pemenang! (Pol) ~ diterbitkan sebagai renungan Spirit for Woman, Senin 16/8/2010
Tidak ada komentar:
Posting Komentar